Survei Badan Karantina Pertanian, Buktikan Kehalalan Bebek Pak Ndut

Kunjungan Badan Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta ke Dapur Pengiriman Bebek Pak Ndut

Senin, 28 November 2016 Badan Karantina Pertanian Yogyakarta selaku utusan Kementrian Pertanian mendatangi dapur pengiriman Bebek Pak Ndut Pusat di Jalan Slamet Riyadi No.159, Kartosuro. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mengecek uji sampel bahan dari daging bebek Pak Ndut oleh pihak yang berkaitan langsung. Badan Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta datang pada pukul 10.00 di kantor bebek Pak Ndut Pusat, setelahnya mereka melakukan pengecekan daging bebek dan ayam di dapur pengiriman. Pengecekan tersebut terdiri dari pengambilan sampel dan monitoring tata laksana pengemasan media pembawa di lokasi pemilik.

Badan Karantina ke Bebek Pak Ndut
Badan Karantina ke Bebek Pak Ndut

Sebelum adanya pengambilan sampel tersebut, setiap hari daging bebek dan daging ayam yang akan dikirim juga telah mendapatkan uji sampel dari karantina di Kota Sukoharjo yang dilakukan setiap daging datang. Surat yang dikeluarkan dari karantina tersebut yang bisa menjadi acuan bahwa daging yang dikirimkan telah terbebas dari bakteriologi. Selain pengambilan sampel, tata cara pengiriman barang pun juga harus diperhatikan. Serta lokasi yang digunakan sebagai dapur pengiriman harus selalu bersih dari bakteri. Tim pengiriman dari bebek pak ndut pun juga harus memakai perlengkapan yang higienis dari kuman seperti sarung tangan, masker, dan sepatu. Kunjungan dari Badan Karantina Pertanian tersebut dilakukan selama dua hari berturut di hari Senin dan Selasa 28-29 November 2016.

Pengambilan Sampel daging
Pengambilan Sampel daging

Terbukti bukan kelaikan daging bebek dan ayam dari Pak Ndut memang sudah teruji oleh ahlinya serta bersertifikasi halal dari MUI. Kami selalu menjaga kepercayaan pelanggan pada produk halal, bersih, dan terbebas dari bakteri.